Pasca Bentrok Pedagang dan Security MPP, Dewan Minta Semua Pihak Menahan Diri

PEKANBARU- Bentrok pedagang dengan security pengelola gedung PT MPP, Selasa (12/5) di kompleks Sukaramai Trade Center (STC) kemarin sangat disayangkan kalangan DPRD Kota Pekanbaru.

"Kalau saya menilai Ini hanya masalah komunikasi, ke depan jangan terjadi lagi," kata anggota Komisi II Arwinda Gusmalina.

Saran Anggota Fraksi PAN ini, di hari baik dan bulan baik, bulan Ramadan ini hendaknya menjadi perisai dan bisa menahan diri. 

"Langkah yang baik dalam setiap mengeluarkan kebijakan dimulai dari musyawarah dan sosialisasi. Ini yang harus di kedepankan," tuturnya.

Segala bentuk aksi kekerasan, dan kebrutalan yang dipertontonkan saat kejadian itu di yakini tidak akan menyelesaikan persoalan, dan dipastikan menimbulkan masalah lain.

"Jujur, saya sangat prihatin dengan adanya bentrokan itu,’" kata Arwinda.

Sebagaimana diketahui, bentrokan itu terjadi Selasa pagi, saat pedagang mulai memasang tenda di lahan parkir, melihat itu pengelola melalui security melakukan teguran hingga terjadi bentrokan lempar-lempar batu dan kejar-kejaran.

‘"Atas peristiwa ini, saya secara pribadi minta untuk semua pihak menahan diri. Yakin dan pasti ada cara lain yang lebih baik dan bisa diterima oleh semua pihak, tapi tidak dengan cara kekerasan,’’ sebutnya.

Arwinda juga berharap agar persoalan ini, tidak melebar kemana, dan tidak terjadi lagi. Apalagi saat ini semua disibukkan dengan persoalan wabah pandemic corona, dan menjelang idul fitri.

‘’Kita serahkan saja persoalan ini kepada pihak kepolisian,’’ ujarnya berharap.

Namun untuk masalah pedagangnya, Arwinda akan mengkomunikasikan dengan internal komisi II, dan tentu akan dilanjutkan kepada Pemko Pekanbaru. 

"Secepatnya kami akan berkoordinasi internal dan akan panggil pengelola mengetahui apa masalah yang terjadi," pungkasnya. 

Tulis Komentar