Pasca Terdampak Covid-19, Dewan Minta OPD Rajin Kejar PAD

PEKANBARU - Wabah Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, terutama Kota Pekanbaru, berpengaruh kepada pendapatan asli daerah (PAD). Selama hampir 3 bulan Corona mewabah, kini APBD Pekanbaru 2020, turun drastis. Dari angka yang disahkan Rp 2,6 triliun, saat ini hanya tinggal sekitaram Rp 2,1 triliun.

Terkait kondisi ini, Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST meminta, agar semua OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru, mengejar ketertinggalan PAD yang belum tergarap. Terutama di enam sektor, yang selama ini menjadi pundi-pundi kas daerah.

"Kepala OPD harus punya terobosan dalam meraih PAD. Masih ada waktu sekitar 5 bulan dalam tahun 2020 ini, untuk mendapatkan PAD. Kerahkan semua potensi yang ada," kata Sigit, Sabtu (18/7/2020).

DPRD Pekanbaru secara lembaga akan memberikan dukungan penuh, kepada semua OPD, dalam hal meraih PAD. Apakah nanti dalam regulasi (Perda), atau dukungan dalam bentuk lainnya.

Seperti halnya memanggil mitra kerja swasta, untuk mendorong agar mereka membayar kewajibannya, pajak atau retribusi. Jika perlu, DPRD akan turun ke lapangan, melihat kondisi pergerakan usaha kalangan swasta di era new normal atau masa prilaku hidup baru (PHB) saat ini.

"Kepada Kepala Bapenda, DMPTSP, Dishub, Dinas PU dan lainnya, agar mendata lagi potensi PAD kita. Sehingga apa yang sudah kita programkan untuk pembangunan Kota Pekanbaru ini, bisa terealisasi," pinta Politisi senior Partai Demokrat ini. 

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Firdaus MT mengatakan, untuk peningkatan PAD di masa tatanan hidup baru ini, dipastikan akan didongkrak para OPD nya.

 Bahkan pergeseran anggaran untuk penanganan covid-19 kemarin, sudah dirapikan pihaknya. Pemko mengharapkan aktivitas ekonomi bisa normal lagi.

Meski ada penurunan sekitar Rp500 miliar, Walikota memastikan bahkan masih optimis bisa mengejar tambahan PAD hingga akhir tahun. "Dengan segala strategi yang kita miliki, kita dongkrak penerimaan sekitar Rp 100 miliar hingga akhir tahun ini," sebutnya.

Tulis Komentar