DPRD Pekanbaru Apresiasi TNI Polri Padamkan Api Karhutla, Minta Pemerintah Terus Lengkapi Peralatan Lapangan

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar mengapresiasi atas kesigapan TNI dan Polri yang telah berupaya mencegah karhutla. Dimana, dalam beberapa pekan belakangan ini TNI dan Polri berjibaku turun langsung memadamkan api kebakaran lahan dan hutan yang ada di Riau.

"Masalah karhutla ini kita berikan apresiasi kepada TNI dan Polri. Karena mereka luar biasa bekerja memadamkan titik-titik api ini. Terutama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sebab, mereka adalah garda paling terdepan dalam mencegah karhutla," kata Robin Eduar, Selasa (9/3/2021).



Politisi PDI Perjuangan ini meminta pemerintah untuk terus memperhatikan alat kelengkapan personel di lapangan dalam memadamkan api, seperti mesin pompa air portable yang bisa digunakan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).



Pasalnya, pompa air portable tersebut dapat dengan mudah dibawa petugas ke lokasi yang baru muncul titik api, bisa dipadamkan dengan cara disiram, bukan hanya ditokok-tokok dengan daun kayu seperti beberapa kejadian selama ini.



"Kendala sekarang ini masalahnya adalah peralatan untuk memadamkan api yang baru muncul. Kita lihat mereka memadamkan itu pakai daun atau semacamnya, nah itu kan tidak efektif. Jadi mereka butuh alat semprot portabel, ini yang mereka tidak punya," kata Robin.

Robin berharap pemerintah khususnya Pemko Pekanbaru mendukung pengadaan peralatan pompa air portable agar dapat memudahkan petugas dalam memadamkan api secara maksimal.



"Kedepan, alat portable untuk memadamkan api ini menjadi perhatian kita. Apakah ini dibelikan di BPBD atau di Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar), atau bisa dengan meminjam alat tersebut," terangnya.

Robin mengungkapkan, bahwa dirinya pernah ikut turun memadamkan api bersama tim dari Polsek Payung Sekaki.



Ia menyadari, bahwa memadamkan api tersebut sangatlah sulit tanpa adanya bantuan peralatan.

"Mereka (petugas) tidak punya alat sehingga mau memadamkan api itu sulit. Apalagi daerah gambut, gambut ini kan tidak terlihat apinya diatas tapi di bawah itu ada apinya. Jadi sangat dibutuhkan alat portable ini untuk masalah karhutla," pungkasnya.

Tulis Komentar