Komisi III DPRD Pekanbaru Rapat dengan Pemilik Restoran Terapung Quantung Cruise

Komisi III DPRD Pekanbaru menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak Kapal Pariwisata Restoran Terapung Quantung Cruise, Senin (1/3/2021).

Adapun pembahasan dalam rapat yakni terkait operasional dari kapal pariwisata terapung Quantung Cruise.

Sekretaris Komisi III DPRD Pekanbaru Jepta Sitohang mengatakan, bahwa rapat terfokus pada operasional dari Kapal Pariwisata Terapung Quantung Cruise yang dinilai kurang maksimal.

"Kurang maksimalnya itu karena cost operasionalnya itu terlalu banyak. Mereka harus mengeluarkan izinnya itu ada dua. Ada izin dari Syahbandar, dan juga ada izin dari Kementerian Perhubungan. Jadi ini terlalu banyak aturan yang mengikat, sehingga Quantung ini kurang pergerakan," katanya.

Ditambahkan Jepta, dalam rapat, pihak Quantung Cruise meminta untuk mencarikan pemandangan (view) yang lebih bagus seperti spot-spot yang bisa dijual disepanjang sungai siak. Terutama di jembatan sungai siak yang pada umumnya dihiasi oleh lampu-lampu.

"Ya, tapi itu kan tentu membutuhkan dana juga. Kita akan bertahap memulai ini untuk disampaikan ke Dinas Pariwisata," ujarnya.

Politisi Demokrat ini berharap wisata air seperti Kapal Pariwisata Quantung Cruise ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru.

"Karena di Pekanbaru ini belum ada ikon wisata darat maupun air yang menjanjikan untuk PAD kita ini, kita mengharapkan dari wisata air seperti Quantung Cruise ini bisa memberikan gebrakan dalam hal pariwisata di Kota Pekanbaru," pungkasnya.

Sementara itu, owner Quantung Cruise Aherson meminta Pemko Pekanbaru untuk mendukung wisata air di Kota Pekanbaru. Baik berupa fisik dan non-fisik. Seperti pinggiran sungai dan fasilitas-fasilitas yang akan dijadikan maskot di pinggiran Sungai Siak.

"Regulasinya ini kan dari Pemerintah Kota, maka dari itu, kita datang ke DPRD untuk bisa mendukung program wisata air ini supaya sungai itu ada yang bisa dilihat. Karena sekarang memang belum begitu banyak yang dilihat," jelasnya.

Aherson meminta Pemko Pekanbaru dapat mendukung Quantung Cruise sebagai bentuk dukungan dalam pariwisata air dengan menyediakan spot pemandangan (view) yang dapat menarik wisatawan berdatangan.

"Kita ingin kedepannya Pemko Pekanbaru dapat menciptakan satu view, supaya wisata air ini bisa dijual karena alamnya ini kan kurang begitu mendukung ingin kita seperti itu," katanya.

Aherson yang juga Ketua Perhimpunan Pengusaha Wisata Air Riau (Perpewari) berharap semua pihak dapat bersama-sama mendukung operasional kapal wisata terapung Quantung Cruise maupun destinasi pariwisata air lainnya di Kota Pekanbaru.

"Membangun wisata air ini tidak bisa sendiri, jadi kita berharap bersama-sama dari Pemerintah Kota mendukung, Syahbandar mendukung. Sehingga kita sebagai pengusaha juga bisa ikut menanamkan investasi ini," pungkasnya.

Tulis Komentar